Aneka Game untuk Difabel

Aneka Game untuk Difabel

Aneka Game untuk DifabelGame atau dalam bahasa Indonesia sering disebut permainan merupakan kegiatan yang dapat membuat seseorang merasakan kebahagiaan karena mampu untuk memberikan hiburan. Game atau permainan ini dapat dimainkan oleh semua kalangan usia mulai dari anak-anak hingga orang tua. Dari banyaknya berbagai macam game atau permainan yang dapat dimainkan oleh semua kalangan usia mulai dari yang anak-anak sampai dengan yang muda, ada beberapa game atau permainan yang memang hanya dikhususkan untuk anak-anak difabel. Game atau permainan tersebut biasanya tidak dapat dimainkan oleh orang-orang yang normal pada umumnya, karena setiap kegiatan dalam game atau permainan tersebut memang dirancang secara khusus untuk kaum difabel. Terdapat berbagai aneka game atau permainan yang dapat dmainkan oleh kaum difabel. Dengan adanya game atau perminan yang memang dikhususkan untuk kaum difabel, diharapkan kedepannya dapat melatih motorik mereka sehingga mereka dapat dengan leluasa memainkan game atau permainan.

 

Ada berbagai aneka game atau permainan yang dapat dimainkan oleh kaum difabel, khususnya pada tahap usia anak-anal. Yang pertama adalah game atau permainan puzzle, game atau permainan ini dimainkan dengan cara mencocokkan bentuk dasar seperti segi empat, segitiga, lingkaran, hati, bintang dan lain sebagainya dengan cara memasukkan bentuk-bentuk yang ada pada tiap lubang yang sudah disediakan. Game atau permainan puzzle ini dinilai dapat melatih kognitif anak-anak autis yang lemah. Yang kedua adalah labirin, game atau permainan ini dinilai dapat membantu melatih koordinasi antara tangan dan mata pada anak-anak berkubutuhan khusus atau difabel. Game atau permainan ini dimainkan dengan cara para pemain diberikan sarung tangan dengan magnet diujung sarung tangan atau pada ujung telunjuknya. Kemudian disediakan bola kecil yang terbuat dari bahan metal yang diletakkan pada tengah-tengah puzzle dan piringan puzzle tersebut diputar hingga jatuh ke labirin yang berada pada bawah piringan puzzle.

 

Selain itu, aneka game atau permainan lain yang dapat dimainkan oleh kaum difabel adalah berupa mainan. Contohnya adalah sindroma down, sindroma down sendiri adalah boneka empuk yang lembut yang berguna untuk menghangatkan para kaum difabel, khususnya bagi para penyandang sindroma down. Kemudian ada mainan dorong, mainan dorong ini dinilai dapat membantu anak berkebutuhan khusus untuk mampu berjalan dan mendapatkan keseimbangan, mainan dorong yang berbunyi juga akan dapat menstimulus pendengaran mereka. Berikutnya ada buku sentuh dan rasakan, buku ini dibuat karena saat melihat gambar, menyentuh, hingga merasakan tekstur dan mendengarkan kata-kata saat dibacarakan buku akan merangsang semua indera anak yang berkbutuhan khusus. Kemudian ada pula kartu bergambar, kartu bergambar dimainkan bagi anak penyandang autisme agar lebih mudah untuk belajar secara visual. Selain itu dengan kartu bergambar akan mempermudah mengembangkan kemampuan berkomunikasi para penyndang autisme.